Suara.com - Sandiaga Uno meminta masyarakat untuk membeli produk-produk lokal demi menguatkan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Sandiaga Uno pun berpesan kepada kalangan ibu-ibu atau emak-emak sosialita untuk tidak sering belanja barang-barang impor.
Hal itu disampaikan Sandiaga Uno setelah mengetahui dampak dari meroketnya harga nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Selain meminta kepada emak-emak sosialita, dirinya pun menyarankan para anak muda untuk tidak melakukan kunjungan wisata ke luar negeri.
"Untuk para milenial kurangi dulu travelling ke luar negeri cari tempat-tempat wisata di dalam negeri. Untuk ibu-ibu, emak-emak yang sosialita, jangan dulu konsumsi barang-barang impor, fokus ke dalam produk-produk lokal," kata Sandiaga Uno di kawasan Duren Sawit, Jakarta Selatan, Rabu (5/9/2018).
Untuk menyelematkan nilai tukar mata uang rupiah, Sandiaga Uno pun mengaku telah menukarkan 35 persen asetnya yang berbentuk dolar ke rupiah. Ia mengharapkan para perusahaan besar pun berkenan untuk mengikutinya.
"Untuk perusahaan-perusahaan besar mari kita gerakan, saya sudah menukar sebagian daripada porsi tabungan saya di dolar ke rupiah sebagai bagian dari aksi bela cinta negara dan saya harap ini diikuti juga oleh perusahaan-perusahaan besar," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Ekonom Bongkar Biang Kerok Lemahnya Rupiah: Aturan DHE SDA Prabowo Terhambat di Bank Indonesia
-
Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal