Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyalurkan dana Rp 300 miliar ke PT Trihamas Finance. Penyaluran dana tersebut dalam rangka untuk mengakselerasi penyaluran Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) di Indonesia.
Penyaluran dana tersebut menggunakan fasilitas uncommited line. Artinya, penyaluran dana ini tidak dibatas sampai kapan, dan PT Trihamas Finance bisa mengambil dana tersebut kapan saja.
Executive Vice President Consumer Credit Division BRI, Sutadi Prayitno mengatakan, penyaluran ini sebagai ekspansi perseroan untuk mencapai target kredit konsumer. Pada tahun ini, pihaknya menargetkan kredit konsumer tumbuh 19 persen.
"Jadi kita punya plafon, perkara pertumbuhannya tergantung pasar. Artinya kalau berani ambil segini, Insha Allah bisa terserap," kata Sutadi di Gedung BRI Jakarta, Kamis (13/9/2018).
Selama periode Januari hingga Desember 2018, Bank BRI menargetkan penyaluran KKB sebesar Rp 1 triliun. Secara umum, kredit konsumer perseroan tumbuh 16 persen hingga 17 persen year-on-year pada semester I 2018.
Kerja sama antara BRI dengan Trihamas Finance ini sudah terjalin secara berkesinambungan sejak tahun 2010 dengan fasilitas Uncommited Line skema Channelling dan Joint Financing.
Di samping itu, BRI juga memberikan layanan perbankan seperti, cash management system, cash poolling, BRI Virtual Account, kartu kredit, rekening giro, dan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
-
RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar
-
PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus
-
Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen
-
Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855
-
Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual
-
Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas
-
Jelang Review MSCI, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.096
-
Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis
-
Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO