Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) yang merupakan perusahaan milik Erick Thohir. Pemberhentian sementara itu dilakukan lantaran adanya kenaikan harga saham yang signifikan.
Direktur Utama ABBA Adrian Syakawie mengatakan, hingga Kamis (20/9/2018) siang perdagangan saham ABBA masih disuspensi oleh BEI. Adrian menilai, penyebab suspensi perdagangan sahamnya lantaran adanya gejolak di pasar.
"Penyebabnya market, sentimen positif lah ya InsyaAllah. Toh kita enggak buat apa-apa. Kecuali kalau buat corporate action," kata Adrian saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018).
Adrian menjelaskan, sesuai aturan dari BEI jika ada kenaikan signifikan maka harus disuspensi. Saat perdagangan mulai dibuka lagi pada 17 September, saham kembali naik signifikan sehingga harus disuspensi untuk kedua kalinya.
"Aturan mereka (BEI) itu suspend sehari kalo enggak salah, kemudian dibuka dilihat lagi kalau nggak bergerak, normal itu aman. Tapi kita itu begitu disuspend dibuka naiknya begitu signifikan maka suspend lagi, makanya kita disuruh bikin public expose," ungkap Adrian.
Sebelumnya, saham ABBA sempat disuspensi pada 14 September dan baru diperdagangkan kembali pada 17 September. Namun, setelah diperdagangkan, saham ABBA kembali mengalami kenaikan signifikan sehingga kembali disuspensi.
Data Bloomberg menunjukan, saham ABBA dibuka di level Rp 143 per saham naik 50 poin atau 34,48 persen ke level Rp 195 per saham pada perdagangan 18 September 2018.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok