Suara.com - Dunkin Donuts berencana menganti nama brandnya demi bersaing dalam bisnis kuliner. Toko yang dikenal menyajikan berbagai jenis donat dan kopi itu memilih untuk tidak lagi memakai kata Donuts.
Restoran asal Amerika Serikat (AS) ini tak ingin lagi hanya dikenal sebagai penjual donat tapi sebagai penjual kopi cepat saji.
“Brand baru kami menyampaikan, kami akan fokus menyajikan kopi cepat saji yang hebat," kata CEO Dave Hoffman, Selasa (25/9/2018) seperti dikutip Reuters.
Dunkin' Donuts mengikuti jejak perusahaan seperti Walmart, ww (sebelumnya weight Watchers), dan ihob.
Meski Dunkin akan fokus dalam penjualan kopi, Hoffman menyatakan Dunkin' masih akan menjual donat. Logo dengan nama baru pada kemasan akan dimulai pada Januari. Ia mengatakan, skema warna pada nama baru dan logo masih akan tetap seperti dulu.
“Kami mengubah nama kami perdana di cabang Amerika," ujarnya.
Perusahaan induk tersebut berharap bisa melakukan uji coba di beberapa tempat lainnya. Pasalnya, nantinya hal serupa ingin diaplikasikan untuk mengganti nama brand terdahulunya.
Meski menghilangkan kata Donuts dalam nama brand mereka, sepertinya perusahaan tidak akan menghilangkan camilan manis-nya tersebut. Donat akan tetap menghiasi toko dan menemani waktu senggang pecintanya.
Baca Juga: PKB: Dukungan Yenny Wahid Kekuatan Baru Jokowi - Ma'ruf Amin
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan