Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut izin pembangunan 13 pulau reklamasi Teluk Jakarta. Usai pencabutan izin, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan melakukan pemulihan terhadap wilayah Teluk Jakarta.
Anies mengatakan, ke 13 pulau reklamasi yang belum terbangun akan dilakukan pemulihan secara berkala. Sehingga fungsi dari pulau-pulau itu dapat kembali lagi seperti sedia kala.
Akibat dari pencabutan izin itu, rencana pembangunan Pulau I, J dan K yang akan dikerjakan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) terancam batal.
Terkait hal tersebut, PJAA belum memutuskan langkah selanjutnya setelah Pemprov memberhentikan proyek 13 pulau reklamasi di Teluk Jakarta. Saat ini, perseroan sedang mempelajari pemberhentian proyek tersebut.
"Karena keputusan masih baru jadi dipelajari dulu," kata Corporate Secretary PJAA Agung Praptono kepada Suara.com, Kamis (27/9/2018).
Menurut Agung, rencananya pulau tersebut akan dikembangkan perseroan untuk kawasan rekreasi. Akan tetapi, Agung enggan memberitahukan lebih lanjut rencana perseroan terkait pemberhentian reklamasi pulau tersebut.
"Untuk saat ini baru itu yang bisa kita kasih tahu. Kalau ada update pasti kita kabari," tutur dia.
Untuk diketahui juga, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi pemegang saham terbesar di PJAA. Sebanyak 72 persen saham PJAA dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah
-
Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara
-
Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN
-
IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun
-
Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung
-
Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik
-
59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum
-
Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
-
Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!
-
Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026