Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana mengoperasikan jalur ganda atau double track Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Maja-Rangkasbitung. Rencananya double track tersebut akan dioperasikan pada November 2018.
Direktur Jenderal Perekeretaapian Kemenhub, Zulfikri mengatakan saat ini jalur lintas tersebut masih dioperasikan dengan satu jalur. Menurut dia, pembangunan double track di jalur tersebut telah selesai sehingga bisa dioperasikan.
"Walaupun sekarang sudah sampai ke Rangkasbitung juga KRL yang kita operasikan tapi sebagian masih single track Maja ke Rangkas. Akhir tahun kita akan buka dari Maja sampai ke Rangkas dan juga elektrifikasinya," kata Zulfikri dalam konferensi pers di Hotel Mercure Jakarta, Senin (22/10/2018).
Zulfikri menuturkan, pengoperasian jalur doubletrack ini akan menambah kapasitas perjalanan KRL dari Tanah Abang-Rangkasbitung. Namun sayangnya, pihaknya tidak merinci penambahan perjalanan di jalur tersebut.
"Bisa jadi nanti karena sudah jalur KRL-nya sampai ke Tanah Abang, pergerakan akan semakin besar. Jadi bisa saja nanti kita coba akan melayani segmen-segmen antara Rangkas-Tanah abang. Rangkas sampai Serpong, Rangkas sampai Parung Panjang, sampai Kebayoran," jelas dia.
Selain itu, pada waktu yang sama, Zulfikri juga akan mengoperasikan stasiun baru di jalur tersebut. Dia menambahkan, stasiun baru tersebut dibangun dengan fasilitas yang modern.
"Satu stasiun yang kita bangun disini stasiun Citeras. Ini juga memenuhi standar yang sudah ditetapkan sesuai peraturan," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara
-
Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju
-
BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026
-
BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara
-
5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua
-
Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?
-
Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo
-
Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022
-
OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi
-
Industri Kretek Indonesia Terancam Mati