Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (7/12/2018) diprediksi melanjutkan penurunan. Diprediksi IHSG bergerak melemah.
Analis Senior CSA Researh Institute, Reza Priyambada mengatakan, laju IHSG secara tren dapat kembali melanjutkan pelemahannya seiring masih adanya aksi ambil untung.
Meski demikian, diharapkan masih adanya sejumlah sentimen positif dari makroekonomi dalam negeri yang dibarengi dengan sejumlah berita positif dari emiten dapat menahan pelemahan yang terjadi dan kembali menemukan momentum kenaikannya.
"Diharapkan IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas support 6.065 - 6.095 dan Resisten diharapkan dapat menyentuh kisaran 6.135 - 6.153," ujar Reza di Jakarta, Jumat (7/12/2018).
Senada dengan Reza, Analis Senior Binartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji memprediksi, IHSG juga berlanjut melemah.
Dia menerangkan, berdasarkan indikator, MACD berada di area positif. Namun, Stochastic sudah membentuk pola dead cross di area overbought.
Di sisi lain, terlihat pola inside bar yang mengindikasikan adanya potensi penurunan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.
"Berdasarkan daily pivot Bloomberg support pertama dan kedua memiliki range pada 6.090 hingga 6.065. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.136 hingga 6.156," tandas Nafan.
Baca Juga: Analis: Pergerakan IHSG Berpotensi Melanjutkan Penurunan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya