Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku kesulitan untuk menghilangkan aplikasi layanan jasa peminjam online atau Fintech peer-to-peer (P2P) lending ilegal. Bahkan, kata OJK, Google pun merasakan kesulitan memblokir aplikasi fintech P2P ilegal tersebut.
Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing mengatakan, OJK telah berkoordinasi dengan google untuk menghapus aplikasi fintech P2P ilegal di dalam Play Store.
"Kami sudah diskusi bahas ini dengan Google bahwa sebenarnya ini agar aplikasi ini enggak muncul di Play Store. Nah Google bilang akan sulit ya karena opensource, bisa saja bilang dia bukan fintech," ujar Tongam di Kantor OJK, Jakarta Pusat, Rabu (12/12/2018).
Tongam menuturkan, sebenarnya aplikasi fintech P2P ilegal di dalam Play Store bisa hilang dengan sendirinya, asalkan masyarakat tidak mengakses aplikasi tersebut.
"Kalau masyarakat enggak masuk ke fintech ilegal dia (aplikasi) akan mati sendiri," imbuh dia.
Meski begitu, pihaknya akan tetap berupaya untuk memblokir aplikasi fintech P2P ilegal. Saat ini, terdapat 404 fintech P2P ilegal yang telah diblokir oleh OJK.
"Ini konsekuensi teknologi. Kami dari satgas Waspada Investasi secara rutin blokir aplikasi ini," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?
-
Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air
-
Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T
-
Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel
-
Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri
-
Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi
-
Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya
-
Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia
-
Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat