Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (21/12/2018) diprediksi akan berbalik arah menjadi positif. Diprediksi IHSG bergerak menguat.
Analis dari Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), Reza Priyambada mengatakan, meski IHSG kemarin melemah 0,46 persen namun, mampu bertahan di atas target support sebelumnya.
Masih adanya aksi beli membuat IHSG mampu bertahan tidak melemah lebih dalam dan diperkirakan cenderung bergerak konsolidasi mengantisipasi berbagi sentimen.
Diharapkan pergerakan IHSG masih dapat didukung aksi beli sehingga IHSG tidak kembali melemah terutama dari pergerakan rupiah yang dapat bertahan untuk tidak kembali melemah dan masih adanya dukungan dari sejumlah berita positif emiten.
"Diharapkan IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas support 6.118-6.132 dan Resistance diharapkan dapat menyentuh kisaran 6.162-6.185," ujar Reza di Jakarta, Jumat (21/12/2018).
Senada dengan Reza, Analis Senior Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji juga memprediksi IHSG menguat.
Nafan menjelaskan, berdasarkan indikator, MACD telah menunjukkan pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.
Meskipun demikian, sebelumnya terlihat pola long white marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.
"Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.119 hingga 6.091. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.168 hingga 6.188," pungkas Nafan.
Baca Juga: Rupiah Dinilai Kembali Bergerak Melemah di Kisaran Rp 14.489 per Dolar AS
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
-
OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya
-
Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan
-
Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang
-
Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek
-
Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas
-
Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat