Suara.com - Pengelola tempat wisata Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo mampu meraup ratusan juta rupiah selama musim liburan Natal dan Tahun Baru.
Tercatat, dalam sehari saja jumlah pengunjung mencapai 3.500 orang. Angka tersebut jauh dari kunjungan hari biasa yang berada di kisaran 300 sampai 400 orang per hari.
“Peningkatan jumlah pengunjung itu sudah terjadi dua pekan terakhir sejak kali pertama liburan sekolah. Rata-rata per hari itu 3.500 pengunjung,” kata Marketing Umbul Ponggok, Agus Santosa.
Namun, angka kunjungan tersebut rupanya bukanlah yang terbanyak. Pada libur Natal dan Tahun Baru dua tahun lalu, jumlah pengunjung tembus 7.500 orang per hari.
“Makanya dua hari terakhir liburan sekolah, kami kerja keras untuk menggenjot jumlah pengunjung. Semoga jumlah kunjungan akhir tahun ini bisa menutup target Rp 16 miliar (selama 2018),” ucapnya.
Soal perputaran uang selama libur Natal dan Tahun Baru, Agus memperkirakan sedikitnya Rp 100 juta baru dari sisi pendapatan BUM Desa Tirta Mandiri. Pendapatan yang diterima BUM desa berasal dari tiket masuk Rp 15.000 per orang.
Pendapatan juga diperoleh dari penyewaan peralatan seperti pelampung Rp 7.000 per unit, masker snorkeling Rp 13.000 per unit, foto underwater Rp 60.000 untuk 30 menit, peralatan Umbul Ponggok Walker Rp 150.000, serta peralatan diving Rp 250.000.
Pendapatan lainnya berasal dari wahana Ponggok Warrior Adventure senilai Rp 20.000 per orang lengkap dengan pelampung. Rata-rata jumlah pengunjung yang menikmati wahana tersebut sebanyak 200 orang.
“Dari tiket masuk saja rata-rata Rp 52 juta. Itu belum termasuk penyewaan alat dan wahana. Kalau dihitung per hari selama libur Natal dan Tahun Baru ini jumlah uang yang beredar bisa sampai Rp 100 an juta,” pungkasnya.
Berita ini kali pertama dimuat Solopos.com jaringan Suara.com dengan judul "2 Pekan Libur Sekolah, Umbul Ponggok Raup Rp100 Juta/Hari"
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun