Suara.com - Saat ini telah berganti tahun baru yakni tahun 2019. Tak terkecuali juga pergantian tahun bagi tradisi Cina.
Pada tahun ini, ajaran cina memasuk tahun babi tanah. Namun, bagaimanakah peruntungan dunia usaha di tahun babi tanah ini?
Menurut Ahli Feng Shui Mauro Rahardjo, untuk mengetahui peruntungan bisnis, pihaknya harus melihat unsur aliran Feng Shui. Terdapat lima aliran unsur yaitu, air, kayu, api, tanah, dan logam.
Jika dijabarkan babi tanah mempunyai unsur tanah. Dia melanjutkan, tanah merupakan uang bagi kayu, sehingga yang bisnis mengandung unsur kayu yang akan gemilang pada tahun ini.
"Yang kedua babi unsur air, air adalah uang tanah. Jadi ada dua bisnis yang menonjol satu di bidang tanah dua dibidang kayu," ujar Mauro kepada Suara.com, Jumat lalu.
Adapun, kata Mauro, bisnis yang mengandung unsur kayu dan akan gemilang diantaranya, food logging, furnitur, kertas, tekstil, obat-obat, pendidikan dan edukasi, serta berkaitan dengan kreativitas yaitu desain.
"Lalu yang tanah, properti, perhotelan pergudagan, bungkusan atau kantong makanan kering," tutur dia.
Sementara, untuk bidang usaha yang kurang baik, sebut Mauro yang berlainan dengan unsur tanah dan air. Dia menjelaskan, dari lima unsur Feng Shui hanya unsur api yang meredup.
Sehingga, bidang usaha yang mempunyai unsur api akan landai pada tahun ini.
Baca Juga: Dovizioso Harap Peruntungannya Membaik di Paruh Kedua Musim
"Unsur dilemahkan air dan tanah, api disiram air mati, api disiram tanah juga mati, bidang api, restoran, kimia, saham itu akan mengalami gejolak yang besar, dunia hiburan, fashion, kulit, serta elektronik. Sebetulnya bukan jelek tapi mandek saja, stagnan aja," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?
-
Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?
-
Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air
-
Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T