Suara.com - Sekelompok hacker asal Cina berhasil merampok unit bisnis perusahaan asal Italia, Tecnimont SpA yang berada di India. Tak tanggung-tanggung duit sebesar 1,3 miliar rupee atau sekitar Rp 258 miliar berhasil digondol komplotan hacker itu.
Dilansir dari Reuters, para hacker ini mengirim email kepada kepala Tecnimont di India yang merupakan bagian dari Maire Tecnimont yang sahamnya diperdagangkan secara publik.
Surat elektronik tersebut dikirim oleh akun yang telah dimodifikasi sedemikian rupa hingga terlihat mirip dengan yang digunakan oleh sang CEO di kantor pusat.
Selama panggilan konferensi, kelompok peretas ini berpura-pura menjadi CEO, eksekutif senior Tecnimont, dan seorang pengacara top yang berbasis di Swiss, ujar Economic Times.
Tecnimont sendiri dilaporkan telah melakukan penyelidikan forensik ke dalam penipuan tersebut. Selain juga telah menyewa penasehat hukum dan keamanan untuk menyelidiki masalah ini.
Berita Terkait
-
Romantis Nan Klasik, Danau Ini Buat Kamu Bak Masuk di Film Kerajaan
-
Asyik, Telah Hadir Layanan Berbagi Mobil Tanpa Deposit
-
Miris, Ketika Tradisi Pernikahan Hantu Jadi Bisnis Jual Beli Mayat
-
Mengintip Pesona "Lava Pijar Menari" di Gunung Stromboli Italia
-
Sumber Mata Terbersih Air di Cina Selalu Ramai Dikunjungi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya