Suara.com - Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu menyebut, masih banyak masyarakat mampu yang belum mendaftarkan haji. Dari data BPKH, sebanyak 13 juta masyarakat mampu di Indonesia belum mendaftar dan menunaikan ibadah haji.
Anggito menyebutkan, 13 juta orang tersebut merupakan masyarakat yang memiliki pendapatan lebih yang bisa untuk mendaftar ibadah haji.
"Jadi kita buat estimasi bahwa sampai saat ini melihat penduduk Indonesia mampu yang muslim dan belum daftar ada 13 juta orang. Dia ada tabungan dan penghasilan tapi belum haji," kata Anggito saat menggelar konferensi pers di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis (24/1/2019).
Mantan Dosen Universitas Gadjah Mada ini tak bisa langsung mengajak 13 juta masyarakat mampu itu untuk mendaftar haji. Pihaknya, akan secara bertahap mengajak masyarakat mampu untuk segera menunaikan ibadah haji.
Pada tahun ini, pihaknya menargetkan bisa menjaring calon jamaah haji baru mencapai 700 ribu orang.
"Targetnya kita tingkatkan terus. Tahun ini kita target 700 ribu. Kami berani naikkan karena kita kerja sama dengan 31 perbankan," tutur dia.
Anggito menambahkan, pada tahun 2018, BPKH telah menjaring calon jamaah baru sebanyak 664 ribu orang. Jumlah itu, melebihi target BPKH yang hanya 550 ribu orang.
"Ini jumlah calon jamaah terbanyak dalam 5 tahun terakhir. Jadi 664.000 itu cukup besar," pungkas dia.
Baca Juga: Ahok Pulang, Veronica Tan Pagi-pagi Keluar Rumah Bawa 2 Jinjingan
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri
-
Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD
-
Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026
-
Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan
-
Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?
-
BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang
-
BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel