Suara.com - Produsen mainan Mattel Inc melaporkan laba kuartalan yang mengalami peningkatan. Laba ini didorong dari penjualan boneka Barbie yang juga meningkat pesat.
Mengutip Reuters, Mattel menyebut penjualaan kotor boneka Barbie merupakan yang terbesar dalam 5 tahun terakhir.
Menurut perusahaan riset pasar NPD group, Barbie juga masuk ke dalam sepuluh besar mainan terlaris di Amerika Serikat.
Penjualan kotor naik 12 persen untuk Barbie dan 9 persen untuk hot wheels di kuartal keempat. Hasil itu membungkam prediksi para analis.
"Mengembalikan profitabilitas bagi perusahaan telah menjadi fokus utama," kata Chief Executive Officer Ynon Kreiz kepada Reuters.
Mattel melaporkan laba bersih sebesar 14,9 juta dolar AS pada kuartal keempat yang berakhir pada 31 Desember. Raihan itu lebih baik dibandingkan dengan kerugian sebesar 281,3 juta dolar AS pada tahun 2017.
Namun, penjualan kotor di Amerika Utara turun 10,1 persen menjadi 744,5 juta dolar AS. Hal itu, mencerminkan perjuangan Mattel dalam menemukan ritel terbesar setelah Toy's R Us tutup.
Secara keseluruhan, pendapatan bersih Mattel turun 5,4 persen menjadi 1,52 miliar dolar AS, tetapi masih di atas perkiraan analis sebesar 1,44 miliar dolar AS.
Baca Juga: Dilarang Bawaslu, Kuliah Umum Ma'ruf Amin di Padang Dibatalkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026