Suara.com - Omzet pedagang di Pasar Ikan Modern Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara mengalami peningkatan. Hal tersebut dialami Ari pedagang ikan yang hampir satu bulan berjualan di tempat ini.
Kondisi pasar yang bersih, nyaman dan tidak becek membuat pengunjung mulai berdatangan. Menurutnya pembeli yang datang bukan hanya untuk dijual kembali, namun perorangan mulai berbelanja di kiosnya.
Dari pantauan Suara.com mulai sore hari kios pedagang mulai dipadati pengunjung. Terlihat ikan yang dijajakan menggunakan ember membuat pengunjung leluasa memilih ikan.
Ari mengaku dengan lapak kios sekarang ini omzetnya cukup meningkat. Dalam satu hari ia bisa menghabiskan satu ton ikan.
"Bedanya jauh soalnya disini biasanya kalau ditempat lama hanya bisa jual lima kuintal semenjak disini bisa sampai satu ton omzetnya bisa sekitar Rp 30 juta ke atas," ujar Ari saat ditemui Suara.com, Minggu (17/3/2019).
Untuk satu ton ikan jenis yang ia jual yaitu banjar, layang, tongkol abu-abu. Namun Ikan yang paling laku dikiosnya ikan banjar baik jumlah perkilo atau banyak.
Hampir satu bulan berjualan kini mulai muncul pelanggan baru yang menjadi langganannya. Bahkan pengunjung yang datang membeli ikan untuk dibakar langsung di area food court.
Untuk sewa kios sendiri Ari menjelaskan dilakukan pada akhir bulan berbarengan dengan sewa air. Menurutnya harga sewa kios dengan omzet yang didapat bisa menutipi sewa kios.
"Kendalanya cuma di lapak sewanya agak mahal, tetapi tidak masalah karena penjualannya jadi meningkat ini," terangnya.
Baca Juga: Kerapu dan Bawal Jadi Andalan Menu Food Court Pasar Ikan Modern Muara Baru
Berita Terkait
-
Kerapu dan Bawal Jadi Andalan Menu Food Court Pasar Ikan Modern Muara Baru
-
Mengintip Pasar Ikan Modern Muara Baru yang Mirip Pasar Ikan Tsukiji Jepang
-
Resmikan Pasar Muara Baru, Anies Ajak Warga Jakarta Gemar Makan Ikan
-
Ke Muara Baru, Jokowi Swafoto dan Beli Dua Ikan Kakap Merah Rp 500 Ribu
-
Pembelaan Sandiaga Disemprot Pedagang Ikan di Labuan Bajo
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%