Suara.com - Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) merasa senang dengan hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei yang memenangkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin.
Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani mengatakan, hasil hitung cepat tersebut sesuai harapan kalangan pengusaha.
Menurut Hariyadi, dengan kemenangan Jokowi, kalangan pengusaha tak perlu lagi adaptasi dengan pemerintahan yang baru.
"Memang harapannya ke 01 sih, jadi kita tentunya menyambut dengan baik sesuai dengan ekspektasi kita, kita repot kalau pergantian pemerintahan kan mulai untuk adaptasi, adaptasi paling enggak butuh waktu 1 tahun enggak bisa 6 bulan," kata Hariyadi saat dihubungi.
Hariyadi yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) ini menuturkan, kemenangan Jokowi bisa semakin menumbuhkan ekspansi bisnis yang nantinya mampu mendongkrak pertumbuhan perekonomian.
Hariyadi pun melihat perekonomian ke depannya jika Jokowi kembali menjabat Presiden bakal terus meningkat.
"Saya lihat sih ekonomi kita bakal bagus, karena Pak Jokowi kan kerja cepet, dan ini banyak belajar di 4,5 tahun ini," tutup dia.
Baca Juga: Real Count KPU Jumat Pagi: Jokowi 56,36 Persen, Prabowo 43,64 Persen
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai