Suara.com - Menjelang perayaan Idul Fitri 2019, gerai ponsel di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) ramai dipadati pembeli. Menurut para pedagang, omzet penjualan ponsel meningkat 5 kali lipat dari hari-hari biasanya.
Salah satu gerai ponsel yang ramai dikunjungi adalah 'Atlantis'. Meski baru dua tahun berjualan, toko yang terletak di Jempong ini bisa menjual lebih dari 100 unit, dengan hasil penjualan mencapai ratusan juta rupiah.
"Alhamdulillah, penjualan handphone meningkat tajam. Biasanya dalam sehari puluhan handphone terjual, namun sejak awal Ramadan sampai saat ini, paling sedikit 120 unit terjual," ujar Tomy Sugiarto, pemilik Gerai Ponsel Atlantis, NTB, Kamis (30/5/2019).
Ia menambahkan, peningkatan penjualan ini disebabkan karena banyak orang ingin mengenakan sesuatu yang baru di hari istimewa, termasuk gadget baru.
Adapun jenis ponsel yang banyak terjual adalah keluaran China, seperti Xiaomi, Oppo, Vivo dan sebagainya. Selain murah, ponsel tersebut juga menghadirkan fitur unggulan, terutama pada kamera.
Tak hanya handphone, banyak juga masyarakat yang mencari asesoris, seperti casing, headset, dan asesoris lainnya, agar gadget yang mereka miliki terlihat lebih keren.
"Para pembeli kebanyakan datang ke sini untuk mencari sesuatu yang beda untuk Lebaran, terutama dalam urusan ponsel," katanya.
Sementara itu, salah seorang pembeli, Yayu, mengaku tertarik untuk membeli ponsel baru karena banyak ponsel yang memiliki kualitas kamera lebih bagus dan harganya terjangkau.
"Mumpung handphone dengan kamera bagus sedang diskon, jadi nanti saat Lebaran bisa saya pakai untuk foto bersama keluarga dan untuk di-upload ke medsos," kata Yayu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang
-
BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel
-
Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat
-
Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara
-
Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak
-
Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks
-
Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi
-
Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026
-
Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025
-
Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram