Suara.com - Produsen pesawat komersial Airbus mengirimkan pesawat jenis A350 ke maskapai penerbangan Japan Air Lines (JAL). Diketahui pengiriman tersebut untuk pertama kalinya khusus untuk rute domestik Jepang.
Dikutip dari Reuters, Airbus mendapatkan pesanan pesawat pertama kalinya dari Japan Air Lines pada tahun 2013. Hal tersebut menghancurkan pasar yang didominasi oleh pesaingnya yaitu Boeing.
Eksekutif Japan Air Lines, Yoshiharu Ueki mengatakan, pengalaman pada simulator pesawat A380 telah membantu mempengaruhi keputusannya untuk memilih Airbus.
"Saya memiliki keinginan untuk mengambil tongkat kendali pada penerbangan hingga ke Tokyo," kata Yoshiharu di Toulouse, Prancis.
Kemudian kesepakatan senilai 9,5 miliar dolar AS telah disepakati setelah proses panjang di antara para pejabat Japan Air Lines.
Rangkaian proses tersebut dilakukan karena Japan Air Lines tidak terbiasa dengan pesawat Airbus termasuk dalam kontrol kendali.
Selain itu, pesawat A350 diperkirakan akan melayani permintaan selama Olimpiade 2020 dan Paralimpiade yang dikatakan oleh pejabat Jepang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Optimisis, BCA Targetkan Penyaluran Kredit Tumbuh 10 Persen di 2026
-
2 Jenis Pangan Ini Harganya Bakal Meroket Jelang Ramadan
-
Harga Bawang Putih Naik, Mendagri Bunyikan Alarm Inflasi
-
Kuota BBM Pertalite Turun di 2026 Hanya 29,27 Juta KL
-
Mendagri Wanti-wanti Tingkat Inflasi, Harga yang Diatur Pemerintah Dilarang Naik
-
BPH Migas Klaim Hemat Rp4,98 Triliun Karena Subsidi Lebih Tepat Sasaran
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
BRI Tanggap Bencana Sumatera Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang Lewat Program Ini Sekolahku
-
Danantara Akan Atur Pemanfaatan Lahan yang Dirampas Satgas PKH dari 28 Perusahaan
-
Proyek Internet Rakyat Besutan Emiten Milik Hashim Mulai Uji Coba