Suara.com - Allied Pilots Association (APA) mewakili serikat pilot di American Airlines menuntut Boeing melakukan pelatihan untuk para pilot pesawat Boeing 737 Max 8 yang diketehui bermasalah. Hal ini disampaikan melalui keterangan tertulis Federal Aviation Administration (AFA).
Dikutip dari Reuters, maskapai penerbangan American Airlines menjelaskan, pelatihan tersebut perlu dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap Boeing.
"Untuk memberikan tingkat kepercayaan diri bagi pilot untuk merasa nyaman menerbangkan pesawat, juga menyampaikan keyakinan itu kepada publik," ujar APA.
Dalam laporan yang ditujukan ke FAA, menyimpulkan bahwa pilot hanya perlu pelatihan tambahan berbasis komputer untuk memahami MCAS di simulator.
Pilot hanya perlu mendapatkan pelatihan komputer MAX menggunakan iPad dalam satu jam saja. Di sana mencakup video sesi simulator yang menunjukan bagaimana MCAS bekerja dalam keadaan darurat seperti ketika saat hilang kendali.
APA juga menyerukan pelatihan dilakukan secara berulang-ulang tentang simulator yang mencakup skenario yang dialami pilot Lion Air dan Ethiopian Airlines.
"Pilot harus merasakan secara visual mode kegagalan yang terjadi, dan kemudian mempelajari apa yang musti dilakukan," tambahnya.
Pihak American Airlines dalam hal ini siap meminta para pilotnya untuk mengikuti pelatihan simulasi tersebut.
Untuk diketahui, pelatihan ini akan memakan biaya antara 500 dolar AS hingga 1.000 dolar AS per jamnya. Biaya pelatihan itu pun belum termasuk biaya perjalanan para pilot.
Baca Juga: Kesaksian Mengejutkan! Karyawan Ungkap Boeing Asal-asalan Produksi Pesawat
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Peringati 1 Tahun Danantara, Pupuk Indonesia Group Salurkan Paket Perlengkapan Sekolah
-
Sebanyak 143,91 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran Tahun Ini!
-
IndoEBTKE ConEx 2026 Diluncurkan, Fokus Akselerasi Transisi Energi ASEAN
-
Menkeu Jawab Isu Resesi di TikTok : Jauh dari Morat-marit
-
Prabowo: Kita Bersyukur Saat Ini Aman, Pemerintah Jaga Defisit APBN Tidak Bertambah
-
Menteri Bahlil Batasi Ekspor Batu Bara, Prioritaskan Kebutuhan dalam Negeri
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Bahlil Ungkap Stok BBM Lebaran di Tengah Ancaman Krisis Energi Timur Tengah
-
Cegah Kelangkaan LPG seperti di India, RI Amankan Kontrak Jangka Panjang dengan AS!
-
Menhub Prediksi Pergerakan Mudik Mulai Terasa Sejak 13 Maret