Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat Kemiskinan Indonesia kembali turun. Tercatat, per Maret 2019 tingkat kemiskinan sebanyak 9,41 persen dari total penduduk Indonesia atau turun 0,41 persen bila dibanding Maret 2018.
Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, penurunan tingkat kemiskinan ini berkat dari kebijakan pemerintah Jokowi terkait bantuan sosial mulai dari Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan beras sejahtera (Rastra).
"Ini menggembirakan, yang sudah dilakukan pemerintah, KIS, KIP, Rastra dan bantuan lainnya untuk bansos, penurunan kemiskinan menunjukan progres yang menggembirakan," katanya di Kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (15/7/2019).
Jika dirinci, Suhariyanto membeberkan jumlah pendduk Indonesia per Maret 2019 mencapai 25,13 juta jiwa.
Menurut Suhariyanto, penurunan tingkat kemiskinan paling cepat terjadi di masyarakat pedesaan. Pada Maret 2019, tingkat kemiskinan di desa sebesar 12,85 persen turun dari periode yang sama tahun 2016 sebesar 13,20 persen.
Sedangkan, tingkat kemiskinan di kota tercatat per Maret 2019 sebesar 6,69 persen turun dibanding periode yang sama tahun 2018 7,02 persen.
"Penurunan kemiskinan ini menggembirakan, karena terjadi mayoritas di desa. Desa penurunannya lebih cepat daripada di kota," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut PT BEI, Tugasnya di Hari Pertama Kerja Cukup Seram
-
Airlangga: Presiden Prabowo Pastikan Akan Berantas Praktik Goreng Saham
-
Pusat-Daerah Diminta Berantas Perlintasan Kereta Api Ilegal
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178 Triliun, Mayoritas ke Sektor Produksi
-
Danantara Berencana Pegang Saham PT BEI, CORE Ingatkan soal Konflik Kepentingan
-
Karier Friderica Widyasari Dewi: Ketua OJK Baru Punya Jejak di KSEI Hingga BEI
-
Profil Friderica Widyasari Dewi, Ketua OJK Baru dengan Latar Belakang Mentereng
-
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi Ketua OJK
-
KPI Olah 330 Juta Barel Bahan Baku Sepanjang 2025
-
Bursa Saham Terguncang: Indeks Ambruk, Pimpinan Regulator Mundur Massal