Suara.com - Perusahaan yang bergerak di industri makanan dan minuman ringan asal Amerika Serikat, Pepsi sepakat mengakuisisi Pioneer Food Group asal Afrika Selatan senilai 1,7 miliar dolar AS atau setara Rp 23,8 triliun (asumsi 1 dolar AS = Rp 14.000). Menurutnya akuisisi dilakukan untuk meningkatkan setelah dilanda kekeringan dan kondisi perdagangan yang sulit.
Dikutip dari Reuters, CEO Pepsi, Ramon Laguarta mengatakan portofolio produk dari Pioneer menjadi pelengkap yang akan membantu Pepsi untuk berkembang di Afrika sub-Sahara dengan menambahkan kemampuan manufaktur dan distribusi.
“Pioneer Foods membentuk bagian penting dari strategi kami untuk tidak hanya berkembang di Afrika Selatan, tetapi lebih jauh ke Afrika sub-Sahara juga,” ujar Ramon Laguarta, Sabtu (20/7/2019).
Pepsi telah menawarkan 7,94 dolar AS per saham. Hal ini akan menjadi kesepakatan terbesar kedua sejak 2010, perusahaan mengatakan, dengan berita mengangkat saham perusahaan Afrika Selatan sebesar 29,32 persen.
"Ini adalah suara kepercayaan di Afrika Selatan pada saat kita benar-benar membutuhkannya," ujar CEO Pioneer Tertius Carstens.
Diketahui, Pioneer yang merupakan produsen makanan telah berjuang di tengah penurunan penjualan ritel karena konsumen mengurangi dan cuaca kering melanda jagung dan produk lainnya. Ditambah penurunan pendapatan setengah tahun pada bulan Mei, terbebani oleh kelangkaan makanan pokok.
Pioneer yang mencakup merek termasuk sereal Weet-Bix, jus Buah Liqui dan roti Sasko adalah perusahaan barang konsumen terbaru yang menjadi target pembelian setelah Clover Industries Afrika Selatan. Termasuk memproses produk termasuk yogurt, minuman, dan minyak zaitun, mulai pembicaraan pengambilalihan dengan konsorsium perusahaan bernama Milco SA tahun lalu.
Berita Terkait
-
Setahun Dilengserkan, Mantan Presiden Afsel Hadapi Tuduhan Korupsi
-
Duh, Siswi Ini Ditampar Gajah Saat Hendak Ambil Foto
-
Kebobolan di Menit Akhir, Mesir Tersingkir dari Piala Afrika 2019
-
Waduh, Restoran di Afrika Selatan Ini Ciptakan Pizza dengan Taburan Ganja
-
Pastor Ditangkap Polisi, Perkosa Gadis 12 Tahun di Pinggiran Sungai
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Jasa Marga Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di GT Cileunyi, Ini Strateginya
-
Ini Alasan Garuda Indonesia Terus Alami Kerugian
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret