Suara.com - Telkomsel bersama BNI meluncurkan produk berupa kartu kredit BNI Telkomsel. Langkah ini diambil sebagai salah satu strategi menjadi digital telco company.
"Telkomsel menyambut bsik kolaborasi ini. Hal ini merupakan upaya kami untuk menjadi digital telco company yang mengutamakan produk dan layanan yang customer centric," kata Direktur Sales Telkomsel Ririn Widaryani di Jakarta, Jumat (2/8/2019).
Sementara bagi BNI, kerja sama ini merupakan bentuk penghargaan kepada nasabah mereka yang ternyata didominasi oleh para pengguna kartu paska bayar Telkomsel, Kartu Halo.
"Banyak dari nasabah kami yang juga memakai Kartu Halo. Bahkan, angkanya besar. Sekitar 70 persen dari total nasabah BNI," tutur Direktur Bisnis Konsumer BNI Tambok P. Setyawati.
Lantas, apa yang membedakan kartu kredit reguler BNI dengan kartu kredit BNI Telkomsel?
Sekadar informasi, pemegang kartu kredit BNI Telkomsel berhak mendapatkan cashback hingga Rp 500 ribu untuk pembayaran tagihan Kartu Halo Telkomsel dan Kartu Platinum BNI dalam dua bulan pertama penggunaan kartu kredit ini.
Selain itu, pemegang kartu kredit BNI Telkomsel juga berhak mendapatkan paket Kartu Halo Spesial Cobrand BNI yang memberikan kuota data hingga 200 GB, telepon hingga 1.500 menit, dan kuota roaming maksimal 1 GB setiap bulan.
Pelincuran kartu kredit BNI Telkomsel, menambah jumlah kartu kredit yang diterbitkan bank plat merah tersebut, dipastikan bakal bertambah. Sebelumnya, bank milik BUMN itu sudah menerbitkan lebih dari 1,85 juta kartu kredit per akhir Juni 2019.
Baca Juga: Laba BNI di Semester I 2019 Naik Tipis 2,7 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI