Suara.com - Memilih untuk pensiun dini adalah hak setiap orang, ingin menikmati hari tua dengan melepaskan kepenatan rutinitas kerja sehari-hari menjadi salah satu alasan orang untuk melakukan pensiun dini.
Namun, sebaiknya Anda tidak gegabah memutuskan untuk pensiun dini. Karena jika Anda gegabah, bukan malah menikmati hari tua, Anda justru akan sengsara di hari tua.
Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk pensiun dini sebaiknya Anda terlebih dahulu mempersiapkan beberapa hal agar tetap hidup nyaman di kemudian hari.
Apa saja itu? Berikut lima diantaranya seperti dilansir dari laman Moneysmart.id jaringan Suara.com:
1. Menentukan target
Langkah pertama yang harus dilakukan jika berniat untuk pensiun dini adalah dengan menentukan target. Misalnya, di usia 45 tahun atau 50 tahun harus sudah tak bekerja.
Dengan menentukan target, Anda bisa mulai memperkirakan berapa uang yang harus ditabung setiap bulannya untuk mencapai pensiunan yang bahagia.
Misalnya, saat ini usia Anda 25 tahun dan ingin pensiun di usia 50 tahun. Maka masih ada waktu 25 tahun untuk mempersiapkan dana pensiun dengan gaji sekarang sebesar Rp 10 juta.
Jika menerapkan sistem 50/20/30, maka dalam satu bulan kamu harus menyisihkan uang Rp 2 juta untuk di tabung. Jadi, semakin besar penghasilan yang kamu peroleh, maka semakin banyak juga jumlah uang yang harus ditabung.
Baca Juga: Wow, Jika Pensiun Ternyata Ridwan Kamil Mau Buka Salon
Taruhlah selama 25 tahun kamu konsisten menabung sebesar Rp 5 juta. Maka saat usia 50 tahun, kamu memiliki tabungan uang sejumlah Rp 5 juta x 12 bulan yaitu Rp 60 juta per tahun. Berarti, Rp 60 juta x 25 tahun yakni Rp 1,5 miliar.
2. Mempersiapkan dana keperluan anak
Saat sudah menikah dan memiliki anak, maka Anda tentu harus menyiapkan bujet ekstra untuk memenuhi segala keperluan anak, terutama pendidikan. Apalagi biaya pendidikan semakin mahal, karena itu Anda harus memiliki tabungan terpisah khusus untuk anak.
Selain itu, kamu juga bisa membeli asuransi pendidikan agar pendidikan anak tetap terjamin hingga perguruan tinggi. Ingat, pendidikan itu sangat penting lho untuk masa depan sang buah hati.
3. Menghitung utang
Utang memang tak bisa dipisahkan oleh manusia. Bahkan para selebriti hingga konglomerat saja pasti memiliki utang. Misalnya saja utang cicilan rumah, kendaraan, kartu kredit dan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada