Suara.com - Hadirnya ekspatriat asing, terutama dari Jepang, membuat kawasan Cikarang, Jawa Barat, seperti “Kota Asia”. Cikarang dinilai berpeluang pasar sangat besar untuk berbagai jenis usaha.
Saat ini, jumlah ekspatriat yang bekerja di Cikarang diperkirakan mencapai lebih dari 22.000 orang, yang terdiri dari 62 persen ekspatriat Jepang, 32 persen Korea dan 6 persen dari berbagai negara lain.
“Hotel bintang 4 dan 5 di wilayah ini masih belum banyak. Tempat hangout masih relatif sedikit, sementara pekerja ekspatriat terus berdatangan. Ini tentu
menjadi peluang besar bagi kami,” ujar Sales Manager GTV Hotel & Apartments, Anya Aprillia Christiana, saat ditemui di San Miguel Bar Cikarang, beberapa waktu lalu.
Anya mengakui, pengembangan GTV Hotel & Apartments banyak mempertimbangkan aspek budaya asing, terutama Jepang. GTV Hotel & Apartments merupakan joint venture antara pengusaha Indonesia dan Jepang.
”Salah satunya, kita menyediakan San Miguel Bar di area paling depan,” tuturnya.
Bar tersebut disebutnya cocok bagi para pekerja ekspatriat yang ingin melepas penat setelah bekerja seharian. GTV bekerja sama dengan San Miguel, karena produk minumannya paling banyak digemari ekspatriat.
”Pulang kerja, ekspatriat umumnya mencari tempat nongkrong yang nyaman buat kumpul-kumpul atau ngomongin bisnis,” kata Anya.
Selain berbagai jenis minuman, San Miguel Bar juga melayani makan siang dan makan malam tujuh hari dalam seminggu.
”Paling ramai hari Rabu dan Jumat, karena ada live music dan all you can drink,” lanjutnya.
Baca Juga: Jarak Antar KRL Rute Cikarang Bakal Diperpendek 30 Menit Sekali
Anya menyebut, di wilayah Cikarang tidak ada yang memiliki bar selengkap San Miguel Bar.
"Mereka biasa pesan makan apa saja disini. Paling disukai ekspatriat adalah Cerveza Negra sambil makan nachos,”ungkapnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga
-
Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!
-
YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen
-
Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara
-
Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya
-
Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24
-
Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80
-
IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan
-
Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen