Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan keresahan hatinya soal demo yang terus-terusan berlangsung di sejumlah wilayah di tanah air.
Menurut pria berdarah Batak ini, demo diperbolehkan karena Indonesia menganut sistem demokrasi, tapi jangan sampai demo tersebut berakhir ricuh seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Demo semua pemimpin bilang silahkan saja, tapi kenapa si rusak-rusak. Apa sih yang engga didengerin pemerintah, Presiden-nya juga baik engga ada maling-malingan, jadi yang salah itu dimana, jangan merusak negeri sendiri lah," kata Luhut usai acara Pengesahan Konvensi Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Fishing Vessel Personnel (STWC-F) 1995, di Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, Rabu (2/10/2019).
Luhut meminta aksi demonstrasi tidak berlarut-larut terus terjadi apalagi kalau ujungnya emosional dan memicu kericuhan.
Menurutnya, pemerintah sudah mencari jalan keluar untuk memenuhi tuntutan massa aksi.
"UU KUHP kan sudah diserahkan, UU KPK juga sudah di serahkan, kita tunggu saja, hasilnya," kata dia. (Fadil)
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS
-
4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!
-
Mengenal 7 Jenis Umbi-umbian Lokal, Ada Kimpul yang Kaya Nutrisi dan Bisa Jadi Pengganti Nasi
-
Ramai Isu Tambang di Raja Ampat, Bahlil: Izin yang Masih Aktif Tinggal Satu
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?
-
Prabowo Tegur Soal Listrik Padam di Kalimantan, Bahlil Janji Gangguan PLN Cepat Beres
-
Febrie Adriansyah Belum Dipecat, Hanya Diberhentikan Sementara Jaksa Agung
-
Sekolah Rakyat Lampung Siapkan Siswa Siap Kerja dan Kuliah
-
Tren Co-Working Kian Berkembang, merch Padukan Produktivitas, Komunitas, dan Wellness