Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, ekonomi Indonesia saat ini masih dalam kondisi yang baik, meski kondisi ekonomi global yang sedang naik turun akibat perang dagang antara China dan Amerika Serikat (AS).
"Ekonomi dunia saat ini tidak baik akibat trade war antara China dan Amerika, tapi ekonomi Indonesia masih tumbuh bagus," kata Luhut saat acara Pengesahan Konvensi Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Fishing Vessel Personnel (STWC-F) 1995, di Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, Rabu (2/10/2019).
Katanya, terdapat hal yang patut dicermati terkait dampak global ekonomi yang kurang baik saat ini.
“Memang sedikit, tapi itu satu hal yang banyak diapresiasi oleh dunia. Pemimpin dunia menyampaikan apresiasi mereka terhadap bagaimana menghadapi masalah global ini,” jelas Menko Luhut.
Karena itulah menurutnya, sosok Presiden Joko Widodo dapat dijadikan sebagai teladan bagi rakyat Indonesia.
“Presiden yang memberikan contoh yang bagus. Baik keluarganya maupun beliau sendiri, sehingga kita pun bisa bekerja dengan penuh ketenangan, pemimpin harus begitu, bukan pemimpin yang banyak omong,” kata Luhut.
"Fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat dalam menghadapi ancaman tersebut, karena masih mampu tumbuh diatas 5%, inflasi yang terkendali, dan angka kemiskinan serta gini ratio yang terus turun," tambah pria yang sering disapa Opung ini. (Fadil)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Berapa Biaya Bulanan Motor Listrik Indomobil eMotor Tyranno?
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- Fajar Sadboy Kecelakaan, Keluarga Pingsan Dengar Kabar
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin
-
Siapa Yang Tanggung Tekor SPBU Swasta?
-
Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I
-
Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun
-
Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN
-
Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut
-
Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?
-
OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun
-
Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025
-
Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah