Suara.com - Dua anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali menjalin kerja sama dalam bidang listrik. Dua anak usaha tersebut, yakni PT Pertamina Power Indonesia (PPI) anak usaha Pertamina bekerja sama dengan Indonesia Power (IP) yang merupakan anak usaha PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.
Direktur Utama PPI Ginanjar menyatakan bisnis kelistrikan merupakan teknologi yang sepenuhnya harus mampu ditangani anak bangsa.
Adapun, proyek yang dikerjakan yakni Mega Proyek IPP Jawa-1 18.000 MW dan IPP-Bangladesh 12.000 MW.
"Di Indonesia, kita adalah suplementary PLN dan kolaborator anak perusahaan PLN. Di dunia internasional, kita tentunya akan selalu membawa expertise IP," kata Ginanjar dalam keteranganya, Rabu (10/9/2019).
IPP Jawa-1 yang dipimpin PPI menggunakan teknologi terkini GE dan ternyata IP juga merupakan owner dan tentunya akan menjadi operator proyek pembangkit Tambak Lorok (800MW) yang juga menggunakan teknologi yang sama di IPP Jawa-1, yaitu 9HA.02.
Sementara, kerja sama di proyek Bangladesh ini bukan hanya di bidang O&M namun IP juga masuk sebagai pengembang (developer) bersama PPI, yang merupakan Pimpinan Konsorsium, serta anggota lainnya dari perusahaan domestik Bangladesh.
"Dengan kerja sama ini, menegaskan bahwa PPI tidak pernah bersaing dengan IP dan juga anak-anak perusahaan PLN lainnya, tidak semua tahu bahwa PPI juga sempat berkolaborasi di proyek lain dengan PJB," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok