Suara.com - Indonesia dan Prancis menandatangani tiga kesepakatan energi pembangkit listrik dari energi terbarukan antara PLN Indonesia dengan tiga perusahaan energi Independent Power Producers (IPP) dari Prancis. Acara penandatangan kesepakatan bertempat di KBRI Paris, Prancis, Senin (12/12/2017).
Penandatanganan ketiga Letter of Intent (LoI) pembangkit listrik dari energi terbarukan antara PLN Indonesia dengan tiga IPP dari Prancis itu disaksikan langsung Menteri ESDM Ignasius Jonan, di sela-sela KTT One Planet di Paris. Informasi ini sebagaimana dikemukakan oleh Sekretaris I KBRI Paris, Jane Runkat, Selasa (12/12).
Disebutkan, penandatanganan LoI ini merupakan tindak lanjut dari acara "French Renewable Energy Group" yang dilangsungkan di Jakarta pada Februari lalu.
Tiga proyek pembangkit listrik tersebut akan menghasilkan total 170 MW, dengan nilai investasi sebesar 336,9 juta dolar AS. Dari pihak Indonesia, pendandatanganan dilakukan Direktur Perencanaan Korporat PLN, Djoko R Abumanan, sementara dari Prancis masing-masing oleh Fabienne Demol dari Pace Energy, Timothy Russell dari Equis Energy Indonesia, dan Christophe Moyon dari Akuo Energy Indonesia.
Adapun ketiga LoI yang ditandatangani meliputi, pertama, PLTB Tanah Laut di Provinsi Kalimantan Selatan, kapasitas 70 MW, dengan pengembang konsorsium Pace Energy Pte Ltd & PT Juvisk Tri Swarna, dengan nilai investasi sebesar 153,738 juta dolar AS.
Kedua adalah PLTS Bali-1 di Kabupaten Kubu, Provinsi Bali, berkapasitas 50 MWp, dengan pengembang konsorsium Equis Energy Indonesia & PT Infrastruktur Terbarukan Fortuna, dengan nilai investasi 91,600 juta dolar. Sedangkan ketiga, PLTS Bali-2 di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, kapasitas 50 MWp, dengan pengembang Akuo Energy Indonesia ltd, dengan nilai investasi 91,600 juta dolar.
Dalam sambutannya, Menteri ESDM Ignasius Jonan menyampaikan pujiannya atas kerja sama Indonesia-Prancis yang diwujudkan dengan komitmen melalui LoI di sektor ketenagalistrikan ini. Kerja sama ini diyakini dapat mendorong upaya peningkatan bauran energi terbarukan di Indonesia dalam mencapai target 23 persen pada 2025 dan berkontribusi pada aksi perubahan iklim.
Sementara itu, Duta Besar Hotmangaradja Pandjaitan menyampaikan harapannya agar tiga proyek energi ini nantinya dapat memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan di Tanah Air.
Penandatanganan kesepakatan ini semakin menegaskan energi terbarukan di Indonesia menarik bagi investor, baik pelaku bisnis, organisasi internasional, maupun lembaga perbankan internasional.
Menteri ESDM dan rombongan selanjutnya dijadwalkan mengikuti rangkaian acara One Planet Summit di Paris pada tanggal 12 Desember, sebagai peringatan dua tahun atas ditandatanganinya Perjanjian Perubahan Iklim "Paris Agreement", serta meninjau kembali komitmen dan implementasi kesepakatan global tersebut. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar
-
Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan
-
MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni
-
Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI