Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini Senin (11/11/2019) dibuka di zona merah, IHSG melemah 0,04 persen ke level 6.171,43 dari penutupan perdagangan sebelumnya di level 6.177,98.
Indeks bergerak dari batas bawah di level 6.171,43 hingga batas atas pada level 6.180,29.
Di awal perdagangan, 105 saham menguat, 67 saham melemah, dan 140 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp 97,28 miliar dari 156,91 juta lembar saham diperdagangkan.
Indeks LQ45 naik 0,69 poin atau 0,07 persen menjadi 979,06, indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,13 poin atau 0,16 persen ke 687,44, indeks IDX30 naik 1,14 poin atau 0,21 persen ke 533,55 dan indeks MNC36 naik 0,24 poin atau 0,07 persen ke Rp 336,86.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain, saham PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) naik 20,22 persen ke Rp 220, saham PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) naik 17,09 persen ke Rp 4.110, dan saham PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) naik 5,08 persen ke Rp 62 per saham.
Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, yaitu saham PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS) turun 3,04 persen ke Rp 446, saham PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) turun 1,67 persen ke Rp 2.940, dan saham PT Bank Tabungan Negara (BBTN) turun 1,59 persen ke Rp 1.860 per saham.
Analis dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, setelah IHSG turun sebesar -0.47 persen disertai Net Sell Investor Asing, diawal pekan ini kondisi IHSG diperkirakan flat cenderung turun.
"Dalam perdagangan Senin ini didorong penguatan tipis DJIA serta penguatan harga beberapa komoditas," kata Edwin melalui pesan singkatnya.
Kejatuhan sebagian Indeks Bursa Asia Senin pagi semakin menambah perkiraan IHSG akan bergerak flat cenderung turun hari ini.
Baca Juga: Modal Asing Deras Mengalir ke Dalam Negeri, IHSG Diprediksi Menguat
"Mengetahui peluang IHSG akan flat cenderung turun, kami tetap bersemangat merekomendasikan investor melakukan trading harian atas saham dari sektor Coal, Pakan Ayam, Telko, Bank, Infrastruktur, Retail, Konstruksi dan Rokok untuk perdagangan dihari Senin," kata Edwin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai
-
Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?
-
Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?