Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan sesi II Rabu (13/11/2019) sore, ditutup melemah 0,62 persen atau 38 poin ke level 6.142,50. Sedangkan indeks LQ45 turun 9 poin atau 0,95 persen ke level 974.
Indeks bergerak dari batas bawah di level 6.132,25, hingga batas atas pada level 6.183,82. Sebanyak 153 saham berhasil naik, 242 saham menurun, dan 156 saham stagnan.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 1.625 ke Rp 9.775; dan, Gaya Abadi Sempurna (SLIS) naik Rp 1.000 ke Rp 5.350.
Selanjutnya saham Bank Artos (ARTO) naik Rp 425 ke Rp 2.160, dam Multi Bintang (MLBI) naik Rp 300 ke Rp 16.800.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya Bayan Resources (BYAN) turun Rp 900 ke Rp 13.000, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 875 ke Rp 42.325, United Tractors (UNTR) turun Rp 575 ke Rp 23.225
Sepanjang perdagangan hari ini juga sebanyak 9,3 miliar saham ditransaksikan dengan nilai mencapai Rp 7,1 triliun dengan frekuensi mencapai 501 ribu kali.
Hari ini, asing mencatatkan hasil jual bersih mencapai Rp 281 miliar di total pasar regular. Sementara nilai tukar USD terhadap Rupiah sore ini menguat ke level Rp 14.076 atau menguat 0,14 persen.
Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya satu sektor yang menguat yaitu aneka industri yang naik 0,07 persen.
Sedangkan sektor yang melemah dipimpin oleh sektor pertambangan yang turun 1,86 persen. Diikuti oleh sektor perkebunan yang turun 0,84 persen dan sektor infrastruktur yang turun 0,8 persen.
Baca Juga: Minim Katalis Positif, IHSG Dibuka Melemah
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis