Suara.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia yakin target realisasi investasi sebesar Rp 790 triliun pada tahun ini bakal tercapai.
Bahlil menyebut, hingga Oktober 2019, realisasi investasi yang sudah masuk mencapai Rp 601 triliun.
"Bahwa target realisasi tahun 2019 dari Bappenas itu kan Rp 790 triliun. Di bulan Oktober (2019) ketika kami masuk, realisasi sudah masuk Rp 601 triliun," kata Bahlil saat ditemui di Rumah Dinas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Widya Chandra, Jakarta, Rabu (25/12/2019).
Dirinya yakin bahwa target tersebut bakal tercapai, mengingat data dari bulan Oktober hingga Desember masih dihitung hingga saat ini.
"Insya Allah realisasi di tahun 2019 akan melampaui target dari Rp 790 triliun. Tapi berapa angka tepatnya, nanti akan diumumkan pada Januari awal," kata Bahlil.
Per Januari hingga September 2019, BKPM mencatat realisasi investasi di Indonesia mencapai Rp 601,3 triliun atau 75,9 persen dari target yang ditentukan.
Realisasi penamaman modal dalam negeri (PMDN) tercatat sudah mencapai Rp 283,5 triliun atau 92 persen dari target sebesar Rp 308,3 triliun.
Adapun realisasi penanaman modal asing (PMA) hingga September 2019 mencapai Rp 317,8 triliun atau 65,7 persen dari target yang mencapai Rp 483,7 triliun.
Baca Juga: Bos BKPM Kesulitan Cari Produk Garmen Indonesia di Pasar Tanah Abang
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada