Suara.com - Mengawali pekan kedua bulan Januari 2020, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik pada perdagangan pagi ini, Senin (13/1/2020) IHSG dibuka menguat 12 poin atau 0,21 persen ke level 6.287,91.
LQ45 pun dibuka menguat ke level 1.021,99 naik 3 poin atau 0,39 persen. Mengawali perdagangan, terdapat 121 saham menguat, 47 saham melemah dan 136 saham stagnan.
Volume perdagangan mencapai 200 juta lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 95 miliar.
Sementara itu nilai tukar rupiah terhadap dolar dibuka melemah 70 poin atau 0,51 persen ke level Rp 13.703 per dolar AS.
Analis pasar modal dari PT Valbury Sekuritas Indonesia Suryo N mengatakan optimistis pasar dengan ada isyarat dari AS dan China dalam kesepakatan fase satu, menjadi katalis positif bagi pasar pekan ini.
"Diperkiran IHSG dalam perdagangan saham pada minggu ini terbuka menguat, tertopang oleh sentimen positif eksternal dan juga internal," kata Suryo dalam pesan singkatnya, Senin (13/1/2020).
Sementara itu analis lain dari PT MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, setelah selama seminggu lalu IHSG ditutup turun 0.77 persen tetapi disertai Net Buy Asing sebesar Rp 1.01 triliun, diawal pekan ini ada peluang IHSG menguat didorong katalis penguatan EIDO 1.56 persen serta penguatan beberapa harga komoditas diantaranya Coal 5.64 persen, Gold 0.49 persen, Nikel 0.78 persen, Timah 0.13 persen & CPO 0.87 persen.
"Mengetahui IHSG berpeluang menguat hari ini, kami semakin antusias merekomendasikan investor melakukan trading harian atas saham dari sektor Coal, Logam, Properti, Retail, Properti dan Bank dalam perdagangan Senin ini," kata Edwin dalam analisanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Aturan Baru Free Float Saham Saat IPO, Kapitalisasi Pasar Disorot
-
BRI Dukung Asta Cita, Salurkan Rp1,774 T untuk Program 3 Juta Rumah
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji