Suara.com - Banyaknya korban tewas akibat wabah virus corona membuat para investor mencari tempat investasi yang aman seperti emas.
Mengutip Reuters, Selasa (11/2/2020) harga emas di pasar spot naik 0,4 persen menjadi 1.575,71 dolar AS per ounce, harga emas sempat menembus 1.576,76 dolar AS yang merupakan sesi tertinggi sejak 4 Februari.
Emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,4 persen menjadi 1.579,50 dolar AS per ounce.
"Kekhawatiran virus corona terus melihat arus masuk safe-haven menuju ke emas dan itu positif bagi harga emas," kata Daniel Ghali, analis TD Securities.
"Pada saat bersamaan, perdagangan yang sangat ramai yang berarti bahwa reli cenderung tertahan karena ada sejumlah kalangan yang mengambil untung," Daniel menambahkan.
Penguatan safe-haven untuk dolar AS membatasi kenaikan emas, setelah indeks dolar mencapai level tertinggi empat bulan.
Sementara itu harga Palladium melesat 1,2 persen menjadi 2.343,89 dolar AS per ounce, perak naik 0,8 persen menjadi 17,81 dolar AS per ounce, sedangkan platinum turun 0,3.persen menjadi 962,04 dolar AS per ounce.
Untuk diketahui, korban tewas akibat epidemi virus korona melampaui Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) di 2002-2003, dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan jumlah kasus di luar China bisa menjadi "puncak gunung es".
Baca Juga: Tak Peduli Isu Virus Corona, Harga Emas Tetap Merangkak Naik
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN