Suara.com - Harga minyak dunia terus menunjukan pelemahan akibat terus menurunnya permintaan global akibat pandemi virus corona atau Covid-19, penurunan harga ini juga ditambah situasi alotnya perundingan 2 produsen minyak terbesar dunia yakni Arab Saudi dan Rusia.
Seperti dilansir Reuters Selasa (7/4/2020) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2020 turun 1,49 dolar AS atau sekitar 5,3 persen, menjadi 26,85 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni 2020 merosot 1,08 dolar AS atau sekitar 3,2 persen, menjadi 33,03 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Pertemuan antara OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) dengan negara-negara produsen minyak lainnya yang tergabung dalam OPEC+ tidak jadi dilaksanakan pada Senin (6/4/2020).
Menurut juru bicara pemerintah Rusia Dmitry Peskov, pertemuan OPEC+ ditunda karena alasan teknis. Rusia siap berkoordinasi dengan negara-negara produsen minyak lainnya dalam upaya menstabilkan pasar minyak global.
Pemangkasan produksi OPEC+ diperkirakan mencapai 10 juta barel per hari atau sekitar 10 persen dari pasokan global.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita
-
Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal
-
Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham
-
Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading
-
Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah
-
Profil PT Prodia Diagnostic Line: Saham IPO, Benarkah Ada 'Peran' Prajogo Pangestu?
-
IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat
-
Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO
-
Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M
-
DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas