Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta kepada BUMN-BUMN tak perlu risau dengan kondisi Pandemi Covid-19 atau Virus Corona saat ini.
Justru dengan kondisi seperti ini, para perusahaan bisa unjuk gigi ke negara luar bahwa bisa menghasilkan produk atau jasa yang memenuhi pasokan dalam negeri dan tak bergantung negara lain.
"Kapan lagi kita bisa tancapkan bendera merah putih di luar (negeri). Karena Covid ini mengajarkan kita supaya tidak tergantung dengan bangsa lain, walaupun bukan berarti kita anti asing," ujar Erick dalam Video Conference dalam rangka HUT BUMN di Jakarta, Senin (13/4/2020).
Mantan Presiden Klub Inter Milan ini menuturkan, pandemi Virus asal Kota Wuhan, China ini memberikan banyak pelajaran bagi perusahaan BUMN. Salah satunya alur produksi yang terganggu akibat distribusi bahan baku yang terbatas.
"Banyak sekali yang kita pelajari dari Covid-19, seperti bagaimana rantai pasokan terganggu," jelasnya.
Dalam hal ini, Erick mengapresiasi karyawan BUMN yang masih terus bekerja di tengah Pandemi Virus Corona ini.
"Semua yang bekerja (di tengah pandemi) dengan risiko bisa terjangkit. Tapi ini sebuah pengorbanan yang bisa kita berikan ke rakyat," katanya.
Berita Terkait
-
Muncul Akun Erick Thohir for President, Menteri BUMN: Bukan Punya Saya
-
Pegawai BUMN Hingga ASN Dilarang Mudik! Sudah Diperingatkan Presiden Jokowi
-
Ganjar Pranowo Apresiasi Kerja Cepat BUMN di Rembang
-
Pelindo III Sebar 90.000 APD untuk Tenaga Medis
-
RS di Daerah Bakal Dibagikan Alat Pendeteksi Covid-19 dari Swiss
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada