Suara.com - Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan klarifikasi lantaran merasa dirugikan atas munculnya akun-akun di jejaring sosial yang mengatasnamakan dirinya.
Bahkan, dia meminta agar seluruh masyarakat tidak direspons bila menemukan sejumlan akun seperti Erick Thohir For Indonesia atau pun Erick Thohir For Presiden di Twitter, Facebook dan Instagram.
Erick pun kembali menegaskan bahwa dirinya tak mempunyai akun media sosial apapun yang dikelolanya secara pribadi.
"Melalui pesan ini, saya ingin sampaikan bahwa saya tidak pernah membuat akun sosial media baik di FB, Instagram ataupun Twitter yang bernama seperti Erick Thohir for Indonesia ataupun Erick Thohir for President," kata Erick melalui keterangan tertulis, Sabtu (11/4/2020).
Maka itu, Erick meminta bila masyarakat pengguna media sosial melihat postingan tersebut agar di hapus atau diabaikan.
"Sehingga teman-teman yang melihat akun tersebut bisa langsung block atau report," ujar Erick.
Dia mengaku merasa terganggu atas munculnya sejumlan akun tersebut.
"Sama sekali bukan dari saya juga team, bahkan postingan tersebut mengganggu kami.
Erick pun menegaskan dirinya kini hanya fokus membantu kinerja Presiden Joko Widodo. Apalagi kini ditengah situasi negara menghadapi Pandemi Covid-19.
Baca Juga: Sabtu Kelabu, 21 Pasien Covid-19 RI Meninggal Dunia
"Saat ini yang saya ingin lakukan hanya bekerja dengan baik, mengemban tugas yang diberikan kepada saya dari Presiden Joko Widodo," tutup Erick.
Berita Terkait
-
Ganjar Pranowo Apresiasi Kerja Cepat BUMN di Rembang
-
Menteri Erick Thohir Pastikan RSPJ Jadi RS Rujukan Covid-19
-
Anak Hotman Paris Bagikan Sembako dan APD Pakai Uang Tabungan Sendiri
-
Erick Thohir Beberkan BUMN-BUMN yang Ikut Kesakitan Akibat Virus Corona
-
Suntikan Modal BUMN Banyak Disunat Imbas Corona, Ini Kata Erick Thohir
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi