Suara.com - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III mengirimkan bantuan Alat Pelindung Diri atau APD untuk tenaga medis sebanyak 90.000 buah.
Pengadaan bantuan berupa APD bagi 90.000 petugas medis tersebut merupakan bantuan antara Pelindo III bersama BUMN dan swasta dengan total 90.000 bantuan unit APD, khusus untuk para petugas medis.
Direktur Utama Pelindo III Doso Agung mengatakan, pengadaan bantuan APD untuk para petugas medis ini dalam rangka memerangi penyebaran Covid-19 di Indonesia.
Menurutnya, peran dan sinergi antar BUMN dan swasta dalam kondisi seperti ini dirasa sangat penting, agar segala macam permasalahan terkait penyebaran Covid-19 bisa cepat tertangani.
"Kami mengakui, petugas medis memiliki potensi tertular sangat tinggi ketika bertugas. Kami berharap bantuan berupa 90.000 APD bisa membuat mereka lebih aman dan tenang dalam bekerja," ujar Doso Agung dalam keterangannya, Rabu (8/4/2020).
Bantuan APD tersebut akan diberikan secara bertahap oleh Pelindo III dan diserahkan kepada Kementerian BUMN melalui Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri.
Sementara itu, distribusinya akan dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kementerian BUMN kepada para petugas medis di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 yang tersebar di Indonesia.
Dalam rangka penekanan penyebaran Covid-19, Pelindo III juga tidak berhenti pada pemberian bantuan APD kepada petugas medis saja. Pelindo III sebelumnya sudah melakukan berbagai pencegahan baik di internal maupun eksternal perusahaan.
Di antaranya adalah penerapan physical distancing di area pelabuhan dan perkantoran, menyediakan bilik steril dan hand sanitizer di lingkungan kerja dan terminal penumpang, pengecekan suhu tubuh hingga pemberian vaksin influenza dan minuman herbal gratis untuk meningkatkan daya tahan tubuh para pegawai.
Baca Juga: APD Diduga Bekas Pakai Dibuang di Got Jagakarsa, Polisi Turun Tangan
Sementara di lingkungan eksternal, Pelindo III juga turut aktif melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan melakukan penyemprotan disinfektan dan memberikan bantuan alat cuci tangan gratis yang dipasang di sejumlah sekolah dan kantor pemerintahan di sekitar wilayah kerjanya.
"Kami berupaya terus untuk berkontribusi melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia, terlebih di lingkungan kerja kami. Selain itu, di tengah pandemi Covid-19 ini kami juga tetap berkomitmen menjaga kelancaran logistik selama 24 jam - 7 hari penuh sesuai tugas kami," pungkas Doso.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI