Suara.com - Harga emas melonjak 1,9 persen pada Rabu (22/4/2020) kemarin, didorong ekspektasi untuk langkah-langkah stimulus fiskal dan moneter di tengah kerusakan ekonomi karena perintah tinggal di rumah dan penutupan bisnis di seluruh dunia guna membatasi penyebaran virus corona.
Mengutip Reuters Kamis (23/4/2020) harga emas di pasar spot naik 1,6 persen menjadi 1.711,84 dolar AS per ounce.
Emas berjangka Amerika Serikat terpantau 3 persen lebih tinggi menjadi 1.738,30 dolar AS per ounce.
"Ini adalah badai sempurna bagi emas. Pembeli abadi memborong emas karena semua stimulus global mulai berlaku," kata Michael Matousek, Kepala Trader US Global Investors.
"Emas berada di bull market. Kita akan sulit sekali menemukan hal lain yang memiliki tipe pergerakan harga seperti ini, dan tren itu sedang terjadi sekarang sehingga kita secara alami membuat orang tertarik padanya," tambahnya.
Emas cenderung mendapatkan keuntungan dari langkah-langkah stimulus yang luas dari bank sentral, karena sering dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.
Parlemen Amerika akan mengesahkan RUU virus corona terbaru kata Ketua DPR, Nancy Pelosi, yang membuka jalan bagi bantuan ekonomi hampir 500 miliar dolar AS di tengah pandemi tersebut.
Pandemi virus corona memaksa banyak negara untuk memperpanjang penguncian guna mengekang penyebarannya dan melepaskan stimulus fiskal dan moneter yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mendukung perekonomian mereka.
"Harga emas adalah barometer ekonomi dan politik dari kesejahteraan kita dan investor melakukan apa yang dilakukan bank sentral, membeli emas untuk menopang mata uang," kata George Gero, Direktur Pelaksana RBC Wealth Management.
Baca Juga: Harga Emas Antam Makin Berkilau Mendekati Rp 1 Juta per Gram
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
Menteri Maman: Masalah UMKM Bukan Modal, Tetapi Barang Impor China
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan