Suara.com - PT Asuransi Jasa Indonesia atau yang dikenal dengan nama Asuransi Jasindo bertekad untuk membantu pemerintah dalam menangani Covid-19. Hal ini ditunjukkan melalui pemberian bantuan ke rumah sakit rekanan Jasindo Health Insurance yang menjadi rujukan untuk Covid-19.
Menurut Direktur Pengembangan Bisnis Asuransi Jasindo, Diwe Novara, sejak awal April 2020 sampai dengan hari ini, Asuransi Jasindo telah memberikan bantuan ke beberapa rumah sakit mitra bisnis Jasindo Health Insurance, antara lain RSUP Persahabatan, RSUD Tarakan, RS Umum Bhayangkara di Jakarta, RSUP Dr. Hasan Sadikin di Bandung, RSUD Dr. Soetomo di Surabaya, RSUD dr. Dradjat Prawiranegara di Serang dan juga RSUP Dr. Kariadi Semarang.
“Untuk Rumah Sakit di wilayah Jakarta kami memberikan bantuan berupa masker medis sebanyak 5.000 buah, penutup kepala (nurse cap) 2.000 buah, sarung tangan karet medis 10.000 buah dan juga Paket alat pelindung diri (APD) dan kacamata pelindung untuk tim medis,” ujar Diwe dalam keterangannya, Senin (4/5/2020).
Sedangkan untuk beberapa rumah sakit yang berada di luar Jakarta, Branch Office Asuransi Jasindo setempat menyiapkan kebutuhan rumah sakit dan tenaga medis seperti penyanitasi tangan, paket APD, sarung tangan, vitamin, dan masker.
Diwe Novara selaku direktur yang membawahi Group Asuransi Kesehatan (Jasindo Health Insurance) mengatakan, Asuransi Jasindo sangat fokus mendukung penanggulangan Covid-19 di seluruh Indonesia.
“Rumah sakit adalah salah satu mitra utama kami dalam menjalankan program Asuransi Kesehatan yang dimiliki oleh Asuransi Jasindo. Oleh sebab itu pelaksanaan kegiatan ini kami coba hubungkan langsung dengan kebutuhan rumah sakit yang menjadi rujukan pemerintah dalam penanganan Covid-19,” katanya.
Diwe menambahkan, saat ini tim medis sangat membutuhkan APD, masker medis, vitamin dan lain-lain.
“Karena mereka ada di garda terdepan di masa pandemi ini. Diharapkan suplai dukungan kebutuhan petugas medis tersebut dapat membantu mereka bekerja dengan baik dan tenang,” lanjutnya.
Selain itu, Asuransi Jasindo juga telah menyuplai sekitar delapan rumah sakit yang merupakan rumah sakit rekanan dari perusahaan terkait Program Asuransi Kesehatan dan Pelayanan Program Jamkesmen, Jamkestama, Mahkamah Agung dan KPK.
Baca Juga: Pasien Corona Membludak, RS Rujukan di Jatim Kelebihan Kapasitas
Semua rumah sakit tersebut tersebar di 6 kota seperti, Jakarta, Bandung, Semarang, Serang, Makassar dan Surabaya, yang termasuk ke dalam wilayah pandemi Covid-19.
“Di kota-kota itu jumlah orang positif Covid-19 cukup tinggi,” ujarnya.
Kedepannya Asuransi Jasindo juga akan merancang beberapa program terkait dukungan penanggulangan Covid-19 di seluruh Indonesia.
“Kondisi ini sejalan dengan arahan dari Kementerian BUMN yang terus berupaya membantu masyarakat melalui perusahaan BUMN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” tutup Diwe.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Strategi Jitu Pemerintah Jajaki Pasar China untuk Produk Unggulan Indonesia
-
Pemerintah Nilai Tuduhan Amsal Sitepu Bisa Matikan Ekosistem Ekonomi Kreatif
-
Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global
-
Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya
-
Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%
-
Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama
-
Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk
-
Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)
-
Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta
-
Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!