Suara.com - Presiden Jokowi membeli seekor sapi dengan berat sekitar satu ton sebagai hewan kurban untuk disembelih pada Idul Adha 1441 Hijriah dari peternak di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Kemarin dari Ditjen Peternakan Kesehatan Hewan Kementan mencari sapi untuk kurban Pak Jokowi, kebetulan di Bantul ada tiga (sapi peternak) yang diseleksi," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul Joko Waluyo ditulis Rabu (8/7/2020).
Menurut dia, tiga sapi milik peternak di Bantul yang diseleksi itu berada di Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kecamatan Pajangan, dan Desa Wonokromo, Kecamatan Pleret.
"Setelah dicek oleh teman-teman Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta yang lolos satu, di Sedayu. Sudah clear, tapi mau dipotong di mana kami tidak tahu, yang jelas Presiden Jokowi sudah membeli sapi dari Bantul satu ekor," katanya.
Menurut dia, peternak di Sedayu yang beruntung terpilih untuk menjual sapi kepada Presiden tersebut adalah Rika di Dusun Karangasem, Desa Argomulyo. Jenis sapi yang dibeli adalah simmental dengan berat sekitar satu ton.
Joko mengatakan, sebelum terpilih oleh Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta, di wilayah DIY ada lima sapi peternak yang diajukan, selain tiga dari Bantul tersebut, dua ekor sapi dari Kabupaten Sleman.
"Jadi sapi yang dicari di DIY kemarin ada lima titik, Bantul tiga dan Sleman dua, yang lolos seleksi dari yang Sedayu. Harga sapi sebesar Rp90 juta dengan berat badan kurang lebih satu ton," katanya.
Dia mengatakan untuk memastikan kondisi sapi kurban memenuhi syarat hingga disembelih pada Idul Adha nanti, Dinas Pertanian akan rutin memantau, bahkan dalam waktu dekat tim akan memantau tempat penampungan ternak termasuk di Sedayu. (Antara)
Baca Juga: Sapi Kurban Jokowi Berbobot 1 Ton di Jambi Ternyata Hasil Kawin Suntik
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
Terkini
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
-
IHSG Terus Lanjutkan Pelemahan Pagi Ini ke Level 5.486
-
Satgas PASTI Bongkar Investasi Ilegal Koperasi BLN, Tawarkan Bunga 4,17% per Bulan
-
Bank Jakarta Siap Jadi "Mesin Keuangan" Kota, Bidik Hubungkan Warga, UMKM hingga Investor
-
Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp 2.743.000/Gram
-
Dihantam Rupiah dan Aksi Jual! IHSG Diprediksi Sulit Bangkit, Tapi Saham-saham Ini Bisa jadi Pilihan
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini, Senin 8 Juni 2026
-
Bank Jakarta Pasang Target Jadi Financial Operating System, Bidik UMKM hingga Pembiayaan Rumah