Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (14/7/2020) menunjukan tren positif, kali ini IHSG berhasil naik ke posisi 5.067.
Mengutip data perdagangan RTI, IHSG naik tipis 3 poin atau 0,07 persen menuju level 5.067. Begitu juga dengan laju indeks LQ45 yang ikutan naik tipis juga 1 poin atau 0,08 persen menuju level 792,475.
Sebanyak 107 saham menguat 36 saham turun dan 113 saham belum ditransaksikan.
Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, menguat terbatas IHSG pada awal perdagangan kali ini disebabkan beberapa sentimen seperti menguat tipisnya Indeks Dow Jones sebesar 0,04 persen.
Di lain pihak, sentimen positif datang dari naiknya harga beberapa komoditas seperti emas, 0,16 persen, batubara 0,93 persen, nikel, 1,25 persen dam timah sebesar 1,05 persen mendorong naik saham-saham di bawah komoditas tersebut dalam perdagangan Selasa ini.
"Mengetahui IHSG diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan terbatas dalam perdagangan Selasa ini di tengah secara valuasi banyak saham sangat menarik untuk dibeli," kata Edwin dalam analisanya.
Dirinya merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan BUY atau Swing Trade maka dapat fokus atas saham dari sektor Coal, Retail, Bank, Rokok, TI, Alat Berat, Pakan Ayam dan Telekomunikasi dalam perdagangan hari ini.
"IHSG kami perkirakan bergerak pada 5,015 - 5,100 adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah PTBA ERAA ACES BBNI GGRM MTDL UNTR CPIN UNVR EXCL," pungkasnya.
Baca Juga: Aliran Modal Asing Masuk Rp 7 Triliun, Kepercayaan Asing Mulai Pulih?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Raksasa Ritel Jepang Perluas Ekspansi di RI, Incar Kawasan Pinggiran
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare
-
BCA Digital Bagikan Strategi Resolusi Finansial 2026
-
Harga Emas Antam di Level Rp2,88 Juta per Gram pada Sabtu
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?