Logo Pegadaian.
Suara.com - Pegadaian kini tidak hanya sebagai tempat untuk menggadaikan emas, tetapi juga menabung dalam bentuk emas. Saat ini investasi emas cukup menjanjikan, selain potensi keuntungan yang didapatkan lebih besar daripada bunga tabungan atau deposito, investasi emas juga tidak terpengaruh inflasi.
Banyak keuntungan yang bisa didapatkan, jika sebelumnya membeli emas dan menyimpan di rumah, hal tersebut cukup berisiko tinggi. Untuk menghindari hal itu Anda dapat membeli dan menabung emas di Pegadaian.
Melansir dari Pegadaian, keunggulan dari tabungan emas dan cara membuat tabungan emas di Pegadaian.
- Tersedia diseluruh outlet Pgadaian dan melalui Pegadaian Digital Service, Agen Pegadaian dan Markerplace.
- Harga jual dan buyback yang kompetitif.
- Nasabah dapat melakukan transfer ke rekening Tabungan Emas mulai 0,1 gram.
- Nasabah dapat melakukan pembelian Tabungan Emas (Top Up) mulai dari 0,01 gram.
- Order cetak emas dapat dilakukan mulai dari kepingan 1 gram.
- Biaya administrasi dan pengelolaan ringan.
- Nasabah dapat melakukan buyback mulai dari 1 gram.
- Dikelola secara profesional dan transparan.
Cara menabung emas di Pegadaian.
- Mempersiapkan peryaratan yang ditentukan
- Persiapkan persyaratan yang telah ditentukan mulai dari kartu identitas (KTP atau paspor).
- Biaya transaksi Tabungan Emas, besarnya beragam tergantung channel yang dipilih. 4 channel Pegadaian yaitu outlet Pegadaian, Pegadaian Digital, Pegadaian Syariah Digital, dan agen Pegadaian.
- Selain itu, Anda juga perlu membayar biaya fasilitas penitipan emas sebesar Rp30.000. Biaya ini ditagih per tahun dan harus dibayar di muka. Jika mendaftar melalui Pegadaian Digital, biaya fasilitas penitipan emas bersifat gratis pada tahun pertama. - Datang ke kantor Pegadaian
- Anda perlu datang ke kantor Pegadaian untuk mengisi formulir pembukaan Rekening Tabungan Emas.
- Setelah membayar biaya administrasi dan biaya fastilitas penitipan, nasabah akan menerima Buku Tabungan Emas.
- Pembelian emas bisa langsung dilakukan mulai 0,01 gram. - Tabungan Emas di Pegadaian Digital
- Unduh aplikasi Pegadaian Digital di Google Play atau App Store.
- Lakukan registrasi dengan memasukkan sejumlah data pribadi Anda.
- Selanjutnya, untuk dapat melakukan transaksi melalui aplikasi Pegadaian Digital, Anda harus melakukan CDD (Customer Due Diligence) Secara Elektronik.
- Setoran awal yang wajib dibayarkan adalah Rp50.000. Setoran ini wajib dibayarkan sebelum pukul 22.00 WIB pada hari pembukaan rekening. Jika melewati batas tersebut, rekening yang dibuka otomatis dibatalkan.
- Setelah itu Anda akan mendapatkan Buku Tabungan Emas.
- Selanjutnya, Anda sudah bisa mulai melakukan top up Tabungan Emas melalui Pegadaian Digital dengan pembelian emas minimal Rp50.000 dan maksimal Rp10.000.000.
Itulah cara menabung emas di Pegadaian, selamat mencoba!
Komentar
Berita Terkait
-
Fakta Menarik Trofi Emas Piala Dunia: Pernah Dicuri, Bukan Milik Sang Juara
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Kaesang Jadi Magnet Baru PSI, Survei LPI Ungkap Alasan Anak Muda Mulai Melirik
-
Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN