Suara.com - Harga emas dunia naik 2,5 persen setelah sempat turun lebih dari 6 persen beberapa hari lalu.
Melonjaknya logam kuning ini disebabkan oleh dolar AS yang merosot dan pemulihan ekonomi yang lambat di pasar tenaga kerja Amerika memperkuat kejatuhan ekonomi akibat pandemi virus corona.
Mengutip CNBC, Jumat (14/8/2020) harga emas di pasar spot naik 1,9 persen menjadi 1.954,37 dolar AS per ounce setelah tergelincir di bawah 1.900 dolar AS.
Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup melesat 1,1 persen menjadi 1.970,40 dolar AS per ounce.
Klaim pengangguran AS turun di bawah satu juta minggu lalu untuk pertama kalinya sejak dimulainya pandemi tersebut, meski setidaknya 28 juta orang masih menerima cek pengangguran, menunjukkan pasar tenaga kerja yang lemah.
Dolar AS turun 0,2 persen terhadap saingannya, tingkat terendah dalam hampir seminggu, mendukung daya tarik emas bagi mereka yang memegang mata uang lain, ketika Washington terus berada di jalan buntu mengenai stimulus tambahan.
Menambah prospek yang suram, pembuat kebijakan Federal Reserve memperingatkan pertumbuhan AS akan terhambat sampai virus korona diatasi.
Kini, investor mencermati pertemuan antara Amerika Serikat dan China pada 15 Agustus yang bertujuan untuk meninjau kesepakatan perdagangan Fase 1.
Logam lainnya, perak melambung sebanyaknya 8,4 persen dan naik 6,6 persen menjadi 27,25 dolar AS per ounce, platinum melejit 2,7 persen menjadi 956,53 dolar AS per ounce dan paladium naik 1,9 persen menjadi 2.170,68 per ounce dolar AS.
Baca Juga: Harga Satu Tahu Isi Sampai Rp1 Juta, Warganet: Gorengannya Berlapis Emas
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah