Suara.com - Konstruksi pembangunan di Seksi IV Jalan Tol Cibitung-Cilincing di Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara ambruk pada 16 Agustus 2020.
Atas peristiwa ambruknya konstruksi tol di Cilincing, Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu meminta agar hal tersebut diinvestigasi secara menyeluruh.
"Ini harus segera dilakukan evaluasi. Bentuk tim investigasi," kata Ahmad Syaikhu ditulis Kamis (20/8/2020).
Ahmad Syaikhu meminta kepada seluruh pemangku kepentingan agar betul-betul memenuhi Standar Keamanan, Keselamatan, Kesehatan (K3). Selain itu, lanjut dia, berbagai lembaga pemerintahan terkait juga harus benar-benar dapat meningkatkan pengawasan dan segera menginvestigasi peristiwa kecelakaan itu secara cepat dan transparan.
"Ungkap bagaimana prosedur dijalankan, seharusnya dalam waktu singkat akan segera diketahui penyebab, dan siapa yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut," katanya.
Ia juga meminta agar pemerintah memberikan sanksi kepada penyedia jasa jika terbukti bersalah. Payung hukumnya Pasal 52 dan Pasal 96 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.
Proyek konstruksi pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing Seksi IV Jalan Sungai Tiram RW 006 Kelurahan Marunda Cilincing, Jakarta Utara yang ambruk diketahui adalah proyek PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).
Plt Sekretaris Perusahaan WSBP, Ales Okta Pratama menyebutkan, kecelakaan terjadi Minggu, 16 Agustus 2020, pada proyek Cibitung-Cilincing Seksi IV saat melakukan pekerjaan pengecoran. (Antara)
Baca Juga: Sedang Proses Pengecoran, Tol Cibitung-Cilincing Tiba-tiba Ambruk
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata
-
Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham
-
Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia
-
IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I
-
Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen
-
Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis
-
Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama
-
Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah
-
Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur
-
Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah