Suara.com - Forbes, salah satu majalah ekonomi terkemuka di dunia, kembali mempublikasikan daftar perusahaan publik terbesar dengan tajuk "Global 2000 : The World’s Largest Public Companies". Mengutip laman resmi Forbes, terdapat 6 perusahaan publik dari Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut dan Bank BRI menempati peringkat tertinggi diantaranya.
Hal ini menjadikan Bank BRI menempati posisi tersebut, untuk enam tahun berturut turut. Peringkat Bank BRI tahun ini mengalami peningkatan dari tahun lalu, yang mana tahun lalu perseroan menduduki ranking 363 sdan tahun ini merangkak naik ke ranking 347.
Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto menjelaskan, pencapaian ini tentunya menjadi angin segar bagi perseroan, karena hampir semua korporasi di dunia tengah menghadapi tekanan akibat pandemi Covid-19.
“Penghargaan ini merupakan salah satu apresiasi terhadap kinerja BRI dalam mendorong kemajuan UMKM, yang berperan dalam menjaga roda perekonomian di Indonesia,” imbuhnya.
Daftar Global 2000: The World’s Largest Public Companies bersumber dari data dari sistem FactSet Research untuk melakukan seleksi terhadap 2000 perusahaan publik terbesar di dunia dalam empat metrik penjualan, keuntungan, aset, dan nilai pasar.
Berita Terkait
-
Jadi Penyalur Terbesar Program Banpres Usaha Mikro, Ini Strategi BRI
-
Pedagang Pecel Ini Terima Banpres Produktif Presiden untuk Tambah Modal
-
BRI Sukseskan Program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro
-
Cara Mengambil Uang di ATM Tanpa Kartu pada Berbagai Bank
-
Fokus Selamatkan UMKM, BRI Tetap Mampu Tumbuhkan Bisnisnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun