Suara.com - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara berharap tahun depan dunia usaha sudah mulai bergairah kembali, mengingat tahun depan ketidakpastian pandemi virus corona atau Covid-19 akan jauh lebih berkurang ketimbang tahun ini.
"Kita merasakan bahwa dan kita mengharapkan di tahun 2021 dunia usaha akan mulai menggeliat, dunia usaha akan mulai bekerja lebih intens, dunia usaha akan memiliki kegiatan yang lebih banyak sehingga juga menjadi support bagi perekonomian Indonesia," kata Suahasil dalam acara Indonesia Knowledge Forum (IKF) IX 2020 yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (6/10/2020).
Suahasil mengakui bahwa sepanjang tahun ini mutlak laju perekonomian nasional hanya digerakkan oleh anggaran pemerintah dengan menggelontorkan hampir seluruh anggaran APBN seperti belanja negara demi meredam tekanan pandemi virus corona.
"Karena itulah kalau 2020 ini pemerintah adalah betul-betul merupakan support utama ekonomi," katanya.
"Support-nya tidak hanya disediakan pemerintah, pemerintah tetap support, namun kegiatan dunia usaha itu secara gradual akan menunjukkan peningkatan," tambahnya.
Dengan kombinasi dukungan belanja negara dan ekspansi yang dilakukan dunia usaha, dirinya meyakini tahun depan pertumbuhan ekonomi akan jauh lebih baik, bahkan ditargetkan bisa mencapai 5 persen pertumbuhannya.
"Ini harapan kita sehingga pertumbuhan ekonomi di sekitar 5 persen tahun 2021 itu sumbernya bukan hanya dari pemerintah tapi juga dari kegiatan masyarakat dan kegiatan dunia usaha," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan
-
Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar
-
RI Raih Nilai Jelek dari Fitch, Airlangga: Ekonomi Dunia Tertekan Perang
-
Danantara Punya Standar Baru Penilaian BUMN, Tak Hanya dari Profit
-
APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar
-
BRI Gelar Silaturahmi Ramadan, Bahas Outlook Ekonomi dan Laba Rp57,1 Triliun
-
Obral 10 Blok Migas Baru, ESDM Rayu Investor Pakai Bagi Hasil Jumbo 50 Persen
-
Ambisi RI Jadi Raja Chip, Airlangga Targetkan 15.000 Talenta Semikonduktor
-
Bank-bank Kecil Berguguran di Tahun 2026, Pertanda Apa?
-
Stok BBM RI Tersedia Hanya 20 Hari Kedepan Imbas Konflik Timteng, Bahlil: Aman Sampai Lebaran!