Suara.com - Bank Rakyat Indonesia (BRI) meraih dua penghargaan ikonik dalam ajang Asiamoney Best Bank Award 2020.
BRI dianugerahi penghargaan Indonesia's Best Bank for SMEs, dan Indonesia's Best Bank for CSR tahun 2020.
Asiamoney menilai, BRI sebagai bank tertua di Indonesia telah menunjukkan peran di garis depan mendukung pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi virus corona covid-19.
Untuk diketahui, Asiamoney Best Bank Award adalah ajang penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap lembaga keuangan, yang telah menorehkan pencapaian membanggakan sepanjang 12 bulan terakhir.
"Komitmen BRI terhadap CSR telah diakui di dunia internasional. Tahun lalu, peringkat BRI dalam indeks ESG MSCI—yang mengukur kebijakan lingkungan, sosial, tata kelola perusahaan—ditingkatkan menjadi A dari BBB," demikian Asiamoney melakukan penilaian.
Tak hanya itu, BRI juga meraih kenaikan yang cukup besar dari Dow Jones Sustainability Index, berkat dukungannya terhadap program kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui pinjaman dan hibah.
BRI meraih penghargaan Best Bank for CSR 2020 karena dinilai memiliki komitmen untuk terus menjalankan program-program CSR yang berkesinambungan.
kedua, program pengembangan masyarakat, yaitu BRI Peduli, masih menjadi program CSR terbaik di sektor industri.
Apalagi, program CSR Bank BRI berfokus pada sejumlah sektor penting yakni tanggap bencana, stabilitas lingkungan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan.
Baca Juga: BRI Bantu Ekonomi Masyarakat lewat Pengolahan Sampah Sungai
Hal itu tercatat misalnya, sepanjang 2019, BRI telah menyalurkan lebih dari USD 15,4 juta untuk kegiatan BRI Peduli.
Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengungkapkan, mengapresiasi penghargaan tersebut dan bakal memotivasi untuk melanjutkan program transformasi.
"Dengan dua penghargaan itu, menjadi spirit baru bagi kami untuk terus bertransformasi yang telah digulirkan sejak tahun 2016. Tujuan kami adalah meningkatkan kinerja serta melayani nasabah dan masyarakat secara lebih baik lagi, khususnya UMKM yang sudah menjadi DNA-nya BRI," kata Sunarso, Senin (12/10/2020).
Sebagai implementasinya, Sunarso mengatakan, BRI terus menggenjot mengakselerasi transformasi digital.
"Langkahnya adalah go smaller, go shorter, go faster, go cheaper."
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun