Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir melakukan kunjungan kerja ke Inggris. Dalam kunjungan itu, terdapat kesepakatan antara pemerintah Inggris dengan pemerintah Indonesia.
Menurut Erick terdapat empat kesepakatan yang terjalin dalam kunker itu. Pertama, mengenai kesehatan dan pariwisara.
Ia menjelaskan, pemerintah Inggris bakal kerja sama fasilitas kesehatan yang disediakan di kawasan ekonomi khusus di Bali atau Sumatera.
"Karena ini kita ingin memastikan Indonesia jadi pemain juga kelas regional untuk industri kesehatan. Jadi yang tadinya masyarakat Indonesia banyak ke Singapura atau Malaysia berobat, sekarang ada fasilitas yang juga terpercaya di Indonesia, ini yang kita jajaki di Inggris," ujar Erick dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (15/10/2020).
Kemudian Kedua, lanjut Erick, pihaknya juga menjajaki kerja sama bidang pendidikan khususnya untuk kesehatan yang akan dicanangkan di KEK Mandalika.
"Ketiga, partnership renewable energi. Dan terakhir keempat industri pertahanan yang jadi partner baik ini kesempatan kita jajaki hal tersebut," ucap dia.
Sebelumnya, wadah koalisi dunia untuk inovasi pencegahan epidemi atau Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) telah menempatkan perusahaan BUMN dalam kategori organisasi yang kompeten dalam hal pengembangan vaksin Covid-19.
Menurut Erick, dengan pengecapan itu membuktikan bahwa apa yang dilakukan dalam penanganan vaksin covid-19 telah diakui dunia.
Selain penanganan Covid-19, Mantan Bos Klub Inter Milan ini mengklaim bahwa riset medis yang dilakukan oleh BUMN dipercayai oleh dunia.
Baca Juga: Erick Thohir Terbang ke Inggris di Masa Pandemi
"Kualitas dan kapabilitas dari produksi kita pun dari hasil riset, dari Cepi atau kerja sama ke depan apakah dengan ICL atau Astra Zeneca adalah sesuatu yang kita juga harapkan terjadi untuk Indonesia," tukas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Pertamax Turbo Naik, Harga BBM Pertamax Tetap Dibanderol Rp 12.300
-
Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya