Suara.com - Harga emas dunia kembali naik usai Presiden AS Donald Trump kembali mengisyaratkan akan memberikan paket stimulus virus corona atau Covid-19 sebelum hajatan Pilpres pada 3 November mendatang digelar.
Mengutip CNBC, Jumat (16/10/2020) harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi 1.907,28 dollar AS per ounce.
Sedangkan emas berjangka patokan Amerika Serikat ditutup meningkat 0,1 persen menjadi 1.908,90 dollar AS per ounce.
Trump mengatakan dia setuju untuk menaikkan paket stimulus virus corona lebih dari 1,8 triliun dollar AS seperti yang ditawarkan Gedung Putih guna mencapai kesepakatan.
Emas, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, penurunan nilai mata uang, dan ketidakpastian, melambung 25 persen sejauh tahun ini, didorong stimulus global besar-besaran untuk melindungi ekonomi dari kemerosotan yang disebabkan pandemi.
Logam lainnya, perak turun 0,4 persen menjadi 24,19 dollar AS per ounce, platinum naik 0,5 persen menjadi 860,92 dollar AS per ounce dan paladium menguat 0,2 persen menjadi 2.349,04 dollar AS per ounce.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh
-
Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya
-
BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant
-
Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN
-
Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
-
3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?
-
Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia