Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini Kamis (12/11/2020) akhirnya tumbang di zona merah setelah selama 5 hari berturut-turut menguat. Terpantau IHSG melemah ke level 5.494 setelah sebelumnya pada perdagangan kemarin ditutup menguat di level 5.509.
Melansir data RTI, IHSG di awal pra perdagangan turun 15 poin ke level 5.494 atau melemah 0,27 persen. Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib, laju IHSG makin turun sampai level 5.479 atau telah melemah 0,54 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka ikutan melemah, saat pembukaan perdagangan awal indeks ini turun 3,8 poin atau melemah 0,45 persen menuju level 876.
Terpantau sebanyak 126 saham menguat, 57 saham melemah dan 186 saham belum ditransaksikan.
Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, setelah IHSG menguat selama 5 hari berturut-turut sebesar 404 poin atau 7,7 persen, kemungkinan besar sepanjang hari ini IHSG akan cenderung melemah.
"Market perlu mendinginkan mesin sementara waktu, seiring kejatuhan Indeks Dow Jones sebesar 0,08 persen serta turunnya EIDO sebesar 0,55 persen," kata Edwin dalam analisanya.
Dirinya memperkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 5.464 hingga 5.551.
"Adapun saham-saham yang direkomendasikan hari ini adalah BRIS, ASII, TLKM, PGAS, ADRO, BBNI, WSKT, SMGR, EXCL dan INTP," pungkasnya.
Baca Juga: Meski Pandemi, Pasar Modal Indonesia Catat Jumlah IPO Terbanyak se-ASEAN
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI